Psikologi Ceria^^

It's all about Psikologi..

Teori Henry A. Murray April 25, 2010

Filed under: Uncategorized — punyabunga @ 6:34 am

Murray merumuskan kepribadian, menunjukkan bahwa dia sangat berorientasi pada pandangan yang memberi bobot memadai pada sejarah organisme termasuk : fungsi kepribadian yang bersifat mengatur, ciri kepribadian yang berulang dan baru pada tingkah laku individu untuk proses proses fisiologis yang mendasari proses psikologis.

Komponen definisi kepribadian murray, sebagai berikut :

  • Kepribadian adalah abstraksi yang dirumuskan teoritikus ( ahli teori ) dan bukan gambaran tingkah laku individu.
  • Kepribadian individu adalah rangkaian peristiwa yang secara ideal mencakup rentang hidup sang individu. Sejarah kepribadian yaitu : kepribadian itu sendiri
  • Definisi kepribadian harus mencerminkan unsur unsur tingkah laku yang tepat dan berulang, maupun unsur unsur yang baru dan unik
  • Kepribadian adalah fungsi yang menata dan mengarahkan dalam diri individu yang punya tujuan mengintegrasikan konflik konflik dan rintangan rintangan yang dihadapi, memuaskan kebutuhan kebutuhan individu dan menyusun rencana rencana untuk mencapai tujuan dimasa datang.
  • Kepribadian terletak di otak, tanpa otak tidak ada kepribadian

Sama seperti pandangan psikoanalisa,  Murray juga berpendapat bahwa kepribadian akan dapat lebih mudah dipahami dengan cara menyelidiki alam ketidaksadaran seseorang Peranan Murray di bidang psikologi adalah dalam bidang diagnosa kepribadian dan teori kepribadian. Hasil karya terbesarnya yang sangat terkenal adalah teknik evaluasi kepribadian dengan metode proyeksi yang disebut dengan “Thematic Apperception Test (TAT)”. Test TAT ini terdiri dari beberapa buah gambar yang setiap gambar mencerminkan suatu situasi dengan suasana tertentu. Gambar-gambar ini satu per satu ditunjukkan kepada orang yang diperiksa dan orang itu diminta untuk menyampaikan pendapatnya atau kesannya terhadap gambar tersebut. Secara teoritis dikatakan bahwa orang yang melihat gambar-gambar dalam test itu akan memproyeksikan isi kepribadiannya dalam cerita-ceritanya.

Pandangan murray sangat holistik. Manusia harus dipahami sebagai kesatuan pribadi yang utuh. Setiap bagian dari tingkahlaku manusia harus difahami dalam hubungannya dengan fungsi lainnya; lingkungan, pengalaman masa lalu, ketidaksadaran dan kesadaran, serta fungsi otaknya. Kesemuanya itu harus ditangkap secara keseluruhan agar dapat difahami makna dari proses kepribadian seseorang. Teori kepribadian memang memberi hukum-hukum yang mungkin berlaku umum bagi setiap orang, namun pemahaman mengenai diri seseorang harus dilakukan secara personal. Berdasarkan fikiran itulah dia menamakan teorinya:”personologi”, untuk menekankan bahwa psikologi kepribadian seharusnya mengkonsentrasikan diri pada kasus individual atau pribadi.

Murray setuju dengan freud, bahwa kepribadian teridiri dari id,ego dan super ego.

Menurut murray :

Id : gudangnya impuls yang bersifat primitif dan disini sumber energi dan sumber segala motiv motiv yang dibawa sejak lahir. Berisi impuls impuls ke arah yang baik dan kearah yang jahat. Kekuatan kecenderungan kecenderungan berbeda beda antar individu , karena ada individual differences. Jadi tugas yang dihadapi dalam mengarahkan kecenderungan ID berlainan taraf kesulitannya.

Ego : ego tidak hanya menekankan / menaikkan impuls impuls / motiv tertentu , tetapi ego harus mengatur , mejadwal, mengontrol cara cara menyalurkan motiv motiv lain. Ego sejalan dengan teori psikoanalisis yang ego dipandang sebagai organisator dan integrator central tingkah laku. Sehingga keberhasilan ego mirip faktor penentu bagi penyesuaian diri individu.

Superego : dipandang sebagai hasil penanaman kebudayaan sehingga superego mirip sub sistem yang diinternalisasikan dan didalam individu bertindak sebagai pengatur tingkah laku (yang akan didahulukan). Erat kaitannya dengan superego adalah ego ideal. Ego ideal adalah dir yang dicita citakan atau sekumpulan ambisi pribdai yang diperjuangkan individu. Dalam perkembangan normal, hubungan antara id, ego dan superego akan berubah. Sebelumnya : yang berkuasa id, maka selanjutnyasuper ego dan akhirnya ego memegang peranan yang menentukan. Dalam keadaan bahagia : super ego matang ego kuat dan cakap  bersama sama mampu mengatur impulls impuls id secara memadai dengan cara yang esecara cultural dibenarkan.

Contoh Perilaku :

Hubungan antar pribadi merupakan merupakan hubungan antar dua individu atau lebih yang bersifat timbal balik. Dalam hubungan interpersonal diantara dua orang atau lebih terdapat aspek-aspek psikologis yang mendasarinya Hubungan antar individu pada umumnya dilandasi oleh adanya imbalan social yang dapat diperoleh individu jika berhubungan dengan orang lain. Hubungan dengan orang lain memberikan tambahan ganjaran lain, yaitu : Dapat memberikan perasaan positif yang dihubungkan dengan kedekatan hubungan antar pribadi, persahabatan, afeksi, dan cinta dan orang lain dapat memberikan berbagai tipe perhatian kepada kita dalam bentuk penghargaan, pengakuan dan status.

Menurut Henry Murray dkk, ada dua motif social yang mendorong seseorang untuk melakukan hubungan dengan orang lain, yaitu :

  • Kebutuhan untuk berafiliasi(the need for affiliation) yaitu keinginan untuk membentuk dan mempertahankan hubungan interpersonal yang memberikan ganjaran.
  • Kebutuhan untuk berhubungan intim(the need for intimacy) yaitu memilih hubungan yang hangat dekat dan komunikatif.
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s